Latest News
Solusi Properti
Mutiara Faza Office Park RC 5-7
Jl. Raya Condet No. 27
Pasar Rebo, Jakarta Timur.
Phn: 021-87782118
Fax: 021-87782119
Call/SMS/WA: 0816-937019
BBM PIN : DC897089
Email : info@solusi-properti.com

Strategi Jual Rumah: 4 kesalahan dalam menjual rumah

Strategi Jual Rumah: 4 kesalahan dalam menjual rumah

Berikut dijabarkan strategi jual rumah: 4 kesalahan dalam menjual rumah yang sering terjadi ketika seseorang hendak menjual rumah.
Strategi Jual Rumah 4 kesalahan dalam menjual rumah
Strategi Jual Rumah: 4 kesalahan dalam menjual rumah
Kesalahan ini tidak jarang menyebabkan transaksi menjadi gagal.

1. Menetapkan harga yang terlalu tinggi.

Mencari keuntungan dengan menjual rumah dengan harga tinggi memang sebuah kewajaran. Apalagi jika rumah itu merupakan warisan orang tua atau rumah pertama yang dibangun dengan keringat sendiri, pasti nilai emosionalnya sangat tinggi. Tetapi ingat, terdapat beberapa faktor eksternal yang mempengaruhi harga rumah. Faktor eksternal tersebut antara lain, akses transportasi ke lokasi, akses mendapatkan air, dan fasilitas umum seperti sarana kesehatan, sekolah, ibadah, dan pasar. Rumah tercinta dengan faktor eksternal yang minim, dapat mengurangi harganya.

2. Mendampingi agen penjual ketika calon pembeli ingin melihat rumah.

Seorang calon pembeli yang datang melihat rumah, pasti akan memberikan segudang pendapat mengenai rumah tersebut. Tidak jarang pendapat tersebut dimaknai sebagai suatu kritikan di telinga si penjual terhadap rumah yang dicintainya itu. Akibatnya, bukan transaksi tawar-menawar yang akan terjadi, tetapi adu argumen atau malah debat kusir. Jadi sebaiknya, percayakan penjualan rumah Anda kepada agen properti terpercaya.

3. Berprinsip menolak tawaran pertama.

Rumah yang sudah lama tidak terjual setelah diluncurkan ke pasar, bukanlah hal yang baik. Harga rumah bukannya akan semakin naik mengikuti harga sekitar, tetapi malah akan semakin turun. Mengapa? Menurut penelitian perusahaan agen properti ternama di New York, rumah yang baru dipasang tanda ‘dijual’ hanya akan mendapat perhatian pasar selama dua minggu saja. Selain dipengaruhi oleh siklus jual beli, kualitas rumah yang dijual itu pasti akan semakin menyusut.

4. Menolak tawaran karena emosi.

Prinsipnya, seorang penjual akan mematok harga setinggi-tingginya, dan seorang pembeli akan menawar serendah-rendahnya. Hal ini adalah lanjutan kesalahan poin kedua yang berawal di debat kusir dan berakhir di gagalnya sebuah transaksi jual beli rumah.

Development by PT. Nuraria Properti Indonesia
Project Owner: Noer Rachman Hamidi
Email: nrachmanbiz@gmail.com
PH: 021-85597373
HP: 021-99955655

Rumah dijual di Jakarta Timur
Rumah dekat Tol Jagorawi
Rumah Mewah Murah dekat Tol Jagorawi
Rumah Mewah Harga dibawah 1 Milyar
Rumah di Jakarta dibawah 1 Milyar
Rumah 1 Milyar
Rumah Konsep Green Property
Cluster di Jakarta Timur
Strategi Jual Rumah: 4 kesalahan dalam menjual rumah


4 Responses to "Strategi Jual Rumah: 4 kesalahan dalam menjual rumah"


  1. kita dari perusahaan properti ingin mengajak teman2 blogger untuk melakukan paid review

    untuk teman2 yang berminat melakukan paid review dan memiliki niche sbb:

    rumah
    desain rumah
    berita
    properti
    arsitek
    dekorasi
    atau yang berhubungan dengan niche diatas.

    kita akan menawarkan mulai dari rp. 250rbu-500rbu / blog

    post tergantung kualitas blognya dengan jumlah kata min.

    400 kata.
    dan mencantumkan minimal 2 link ke situs yang kita

    minta.

    blog harus memiliki min. pr 1 dan berumur min. 1 tahun.

    yang berminat silahkan PM ke inbox
    soffian rahmat ( www.facebook.com/soffianrahmat1 )
    atau kirim email developerrumahku@gmail.com

    ReplyDelete
  2. yang mau investasi properti di kawasan bintaro bisa langsung kesini Puri Canary Bintaro

    ReplyDelete
  3. setuju gan..
    dulu saya sebagai pembeli saja, melihat harga tidak sesuai dengan lokasi dan keadaan rumahnya tidak berpikir untuk menghubungi penjualnya gan, langsung mencari properti lain gan..
    rumah dijual di bandung

    ReplyDelete
  4. setuju gan..
    dulu saya sebagai pembeli saja, melihat harga tidak sesuai dengan lokasi dan keadaan rumahnya tidak berpikir untuk menghubungi penjualnya gan, langsung mencari properti lain gan..
    rumah dijual di bandung

    ReplyDelete